Sepi dan kumuh. Itulah kesan yang muncul saat melihat Mess Perwira Bahtera Suaka, Jakarta Pusat. Di mess inilah Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Antonius Tonny Budiono alias ATB menaruh barang berharga dan Uang diduga hasil suap mencapai Rp 20,74 miliar. Suap diduga terkait proyek pengerjaan pengerukan Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, Jawa Tengah. Uang suap diberikan dari Komisaris PT Adhi Guna Keruktama, Adiputra Kurniawan. Petugas KPK menemukan barang bukti berupa 33 tas dan koper berisi Uang dalam bentuk mata Uang rupiah, dollar AS, poundsterling, euro dan ringgit Malaysia, di rumah Mess perwira yang terlihat sepi dan kotor bak 'rumah hantu'.